Teori Pengolahan Informasi (G. Miller)


Ikhtisar:

George A. Miller telah menyediakan dua gagasan teoritis yang penting untuk psikologi kognitif dan kerangka pengolahan informasi.

Konsep pertama adalah “chunking” dan kapasitas memori jangka pendek. Miller (1956) mempresentasikan gagasan bahwa memori jangka pendek hanya bisa menampung 5-9 potongan informasi (tujuh plus atau minus dua) di mana sepotong adalah setiap unit yang berarti. Sebuah potongan bisa merujuk ke angka, kata-kata, posisi catur, atau wajah orang. Konsep chunking dan terbatasnya kapasitas memori jangka pendek menjadi elemen dasar dari semua teori selanjutnya dari memori.

Konsep kedua adalah TOTE (Uji-Operate-Test-Keluar) diusulkan oleh Miller, Galanter & Pribram (1960). Miller et al. menyarankan bahwa TOTE harus mengganti stimulus-respon sebagai unit dasar dari perilaku. Dalam unit TOTE, tujuan adalah diuji untuk melihat apakah telah dicapai dan jika tidak operasi dilakukan untuk mencapai tujuan, hal ini siklus tes-beroperasi diulang sampai tujuan akhirnya tercapai atau ditinggalkan. Konsep TOTE memberikan dasar teori berikutnya banyak pemecahan masalah (misalnya, GPS) dan sistem produksi.

Lingkup / Aplikasi:

Teori informasi pengolahan telah menjadi sebuah teori umum tentang kognisi manusia; fenomena chunking telah diverifikasi di semua tingkat pengolahan kognitif.

Contoh:

Contoh klasik dari potongan adalah kemampuan untuk mengingat urutan panjang bilangan biner karena mereka dapat dikodekan ke dalam bentuk desimal. Sebagai contoh, urutan 0010 1000 1001 1100 1101 1010 dengan mudah bisa diingat sebagai 2 8 9 A. CD Tentu saja, ini hanya akan bekerja untuk seseorang yang dapat mengkonversi biner ke bilangan heksadesimal (yaitu, potongan yang “bermakna”).

Contoh klasik dari TOTE adalah rencana untuk memalu paku. Uji Keluar adalah apakah kuku adalah flush dengan permukaan. Jika kuku tongkat, maka palu diuji untuk melihat apakah itu terserah (kalau tidak diangkat) dan palu untuk memukul diperbolehkan kuku.

Prinsip:

1. Memori jangka pendek (atau rentang perhatian) adalah terbatas pada tujuh potongan informasi.

2. Perencanaan (dalam bentuk TOTE unit) adalah proses kognitif yang mendasar.

3. Perilaku adalah hirarki terorganisir (misalnya, potongan, TOTE unit).

 

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: