Netanyahu Tanggapi Negatif Pidato Obama Soal Timteng


Jumat, 20 Mei 2011 13:58 WIB REPUBLIKA.CO.ID, YERUSALEM – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menanggapi negatif pidato televisi Presiden Barrack Obama. Dalam pidatonya, Obama menekan Israel untuk mengambil ‘langkah berani’ guna memuluskan proses damai dengan Palestina. Obama menyatakan perbatasan sebelum perang enam hari pada 1967 lalu itu harus menjadi dasar perjanjian antara kedua pihak. Dalam pernyataannya, Netanyahu mengatakan tidak seyogyanya Israel diminta melakukan hal tersebut. Netanyahu meminta Washington untuk menyatakan bahwa mereka tetap berpegang pada ‘jaminan’ yang diberikan oleh mantan presiden George W Bush pada 2004 lalu. Karena, menurut Netanyahu, jaminan tersebut menyebutkan secara jelas bahwa Israel tidak harus menarik diri dari wilayah sebelum 1967. Netanyahu dan Obama direncanakan akan bertemu pada Jumat (20/5) ini di Washington.

Redaktur: Djibril Muhammad Sumber: RNW

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: